Selamat Datang di Website Kecamatan Sungai Puar
Minggu, 22 Oktober 2017 - 1 Safar 1439 H

Syafrizal.S.Sos

Camat Sungai Puar

Kata Sambutan  Profil

Alamat Kontak :

Jorong Pandam Nagari Sariak

(0752) 691318

kec_sungaipua@agamkab.go.id

30 Mei 2016

  • -

    Sosialisasi Permendagri No 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa

Agenda Lainnya

Berita > Detil

Senin, 19 Desember 2016 - 16:37 WIB

SIBIRAU ( Siaga Bencana Berbasis Surau ) Muncul di Kecamatan Sungai pua

SIBIRAU (Siaga Bencana Berbasis Surau ) Muncul Di sungai pua.

Pengukuhan dan Peningkatan Kapasitas Kelompok Siaga Bencana (KSB) Berbasis Surau di kecamatan Sungai Pua

Senin, 19 Desember 2016 


 

 

Kegiatan ini di Buka oleh Kepala BPBD Kabupaten Agam yang di wakili oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana dan di hadiri oleh Bapak Camat Sungai pua Bapak Handria Asmi S.STP.M.Sc, NJO JEMARI Sakato, Wali nagari, PMI Kecamatan Sungai pua, KSB Kecamatan Candung, dan 10 Orang Perwakilan dari masing - masing Nagari yang akan menjadi relawan Kelompok Siaga Bencana Kecamatan Sugai pua.


Dalam Sambutannya Camat Sungaipua Menyampaikan bahwa tahapan dalam kegiatan kebencanaan dapat di lakukan dengan 3 tahap yaitu pertama Penanganan Sebelum terjadinya Bencana ( Pra Bencana ), kedua Penanganan saat terjadinya bencana, serta Penanganan Pasca terjadinya Bencana. 


Pada Tahun 2015  Kecamatan sungaipua telah dikukuhkan sebagai kecamatan siaga bencana oleh Bupati Agam dan di bulan desember 2015 di tindaklanjuti dengan penandatanganan  MOU dengan NJO JEMARI Sakato Perihal Meningkatkan Ketanguhan dan Kapasitas Masyarakat dalam Penangulangan Bencana. Kegiatan Yang akan dilakukan untuk 3 tahun kedepan adalah; Pada tahun 2016 Pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Berbasis Masyarakat, tahun 2017 Peningkatan Ekonomi Kerakyatan ( UMKM ) , dan pada tahun 2018 Peningkatan Kapasitas kecamatan dan Nagari dalam Bidang Teknologi Informasi.



Untuk itu, ditahun 2016 ini Kecamatan sungai pua membentuk SIBIRAU ( Siaga Bencana Berbasis Surau ) dengan keanggotaan 50 orang perwakilan dari 5 nagari di kecamtan sungai pua. Kelompok Siaga Bencana Berbasis Surau ini merupakan KSB pertama yang mengunakan konsep berbasis surau, camat menyampaikan dasar konsep kelompok siaga bencana berbasis surau ini dalam rangka mensukseskan pelaksanaan program pemerintah Nagari Madani dan mengurangi kerentanan terhdap ancaman bencana. surau selain untuk tempat ibadah juga sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi di tengah - tengah masyarakat. di Kecamatan Sungai pua jumlah surau yang ada lebih kurang 69 unit yang tersebar di masing - masing jorong. diharapkan nantinya di surau tersebut akan terpampang data - data kerentanan yang ada di jorong atau lokasi yang bersangkutan seperti, Data Golongan darah masyarakat, data masyarakat yang berladang di pinggang gunung, data umur para manula serta data - data pendukung lainnya. Namun Camat Mengingatkan keigatan ini tidak akan sukses jika tidak didukung oleh stakeholders terkait, dan masyarakat itu sendiri karena konsep penangulangan bencana berbasis surau ini tokoh utamanya adalah masyarakat, stakeholders yang lain hanya sebagai pendamping dan pembina.

kedepan, di harapkan keanggotaan SIBIRAU ini per nagari akan mampu berkembang seiring dengan kegiatan sosialisasi serta pelatihan - pelatihan yang di lakukuan oleh stakeholders terkait maupun oleh masyarakat itu sendiri. dua keuntungan SIBIRAU ini adalah pertama peningkatan kapasitas masyarakat di bidang kebencanaan dan yang kedua mensosialisasikan serta mengajak masyarakat untuk lebih meramaikan surau - surau yang ada ( babaliak ka surau ). kepada nagari diminta untuk mendukung program ini sekaligus mendukung program nagari madani dan di harapkan di tahun 2017 masing - masing nagari di kecamatan sungaipua menganggarkan kegiatan pemberdayaan ( kegiatan kelompok siaga Bencana, Sarana dan Prasarana KSB sekaligus Pembiayaan untuk kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di Bidang UMKM). untuk mengatasi ancaman potensi bencana di lingkup nagari, diharapkan juga nagari menganggarkan dana tanggap darurat / biaya tak terduga. 

Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Agam dalam sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelitian BNPB terhadap kabupaten Agam yang baru - baru ini di lakukan di maninjau di hasilkan bahwa Kabupaten Agam Mempunyai tingkat ketanguhan terhadap bencana pada level tinggi, hal ini tentu tidak lepas dari peran Bupati Agam yang komit terhdap penaggulangan bencana di Kabupaten Agam.

Untuk mendukung Agam tangguh bencana telah di lakukan beberapa kegiatan antara lain : penyusunan Perda Kebencanaan, Pembentukan KSB di setiap Kecamatan, Pemberian sosialisasi dan materi kepada masyarakat, peningkatan kapasitas masyarakat di pesisir pantai, pemasngan alat pendeteksi longsor dan banjir serta  pemantauan dan penanganan kebencanaan baik secara langsung maupun melalui teknologi ( DRON ). Kepala BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito di tempat terpisah menyampaikan Kabupaten Agam Merupakan Kabupaten yang memiliki Potensi bencana yang tinggi namun hal ini dapat di atasi apabila seluruh stakeholders dan masyarakat dapat bersatupadu dalam rangka penaggulangan bencana baik pada masa pra bencana, saat dan pasca bencana.


  

selain pengukuhan yang dilakukan dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pelatihan pemadaman api serta penggunaan dron untuk pemetaan wilayah bencana.


 

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: